- Ikhtisar
- Spesifikasi
- Deskripsi
- Aplikasi
- Diagnostik
- Keuntungan Kompetitif
- Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Produk yang Direkomendasikan
Ikhtisar
Tempat Asal: |
Swedia |
Nama Merek: |
ABB |
Nomor Model: |
IMASI03 |
Detail Kemasan: |
Baru, Segel Pabrik Asli |
Waktu Pengiriman: |
5-7 hari |
Ketentuan Pembayaran: |
T/T |
Kemampuan Penyediaan: |
Tersedia |
Spesifikasi
|
Parameter |
Nilai |
|
Model |
IMASI03 |
|
Deskripsi |
Modul Slave Input Analog Universal |
|
Dimensi |
3,6 × 31 × 17,7 cm |
|
Berat |
0,64 kg |
|
Konsumsi daya |
+5 VDC: tipikal 300 mA, maksimal 450 mA; +15 VDC: tipikal 130 mA, maksimal 150 mA; −15 VDC: tipikal 35 mA, maksimal 50 mA |
|
Saluran Input Analog |
16 saluran yang dapat dikonfigurasi secara independen |
|
Jenis termokopel |
Tipe E, J, K, L, N (14 AWG), N (28 AWG), R, S, T, U; tipe Tiongkok E dan S |
|
Jenis RTD |
platinum 100 Ω (U.S. Lab, U.S. Industrial, Eropa), nikel 120 Ω, tembaga 10 Ω, tembaga Tiongkok 53 Ω |
|
Rentang Masukan Milivolt |
-100 mV hingga +100 mV, 0 hingga 100 mV |
|
Masukan Tegangan Level Tinggi |
1–5 VDC, 0–5 VDC, 0–10 VDC, -10 VDC hingga +10 VDC (dapat dikonfigurasi pengguna dalam rentang tersebut) |
|
Arus Masukan |
4–20 mA (ditenagai sistem atau eksternal) |
|
Akurasi Tegangan Level Tinggi |
Tambahkan 0,025% untuk masukan 4–20 mA; kondisi: 25°C, catu daya nominal, resistansi kabel nol, FSR = 20 V |
|
Akurasi Tegangan Level Rendah |
Kondisi: 25°C, catu daya nominal, resistansi kabel nol, FSR = 200 mV |
|
Keakuratan resistensi |
Kondisi: 25°C, tegangan suplai nominal, resistansi kabel penghubung nol, FSR = 500 Ω |
|
Akurasi Sambungan Dingin |
±0,5°C |
|
Akurasi Linearisasi Perangkat Lunak |
±0,1°C |
|
Efek suhu |
±0,003% dari FSR per °C (rentang suhu maksimal 0 hingga 70°C) |
|
Pengaruh Suplai Daya |
±0,003% dari FSR per V (rentang suplai ±15 V) |
|
Waktu Stabilisasi Masukan |
0,5 s untuk mencapai toleransi 1% setelah perubahan langkah skala penuh |
|
Impedansi input |
≥10 MΩ |
|
Suhu operasi |
0 hingga 70°C (32 hingga 158°F) |
|
Kelembapan Relatif |
5% hingga 95% pada suhu hingga 55°C; 5% hingga 45% pada suhu 70°C (tanpa kondensasi) |
Deskripsi
Modul Slave Input Analog Universal (IMASI03) menghubungkan input lapangan ke modul prosesor multifungsi. IMASI03 menyediakan 16 sinyal proses terpisah dari lapangan ke Sistem Manajemen Proses INFI 90®. Input analog ini digunakan oleh Modul Prosesor Multifungsi (MFP) untuk memantau dan mengendalikan suatu proses. Modul slave input analog universal menyediakan antarmuka terisolasi untuk termokopel, milivolt, RTD, dan sinyal analog tingkat tinggi bagi Modul Prosesor Multifungsi, dengan resolusi konversi analog-ke-digital yang dapat diatur hingga maksimum 24 bit. Instruksi ini menjelaskan fitur, spesifikasi, dan cara kerja modul slave. Instruksi ini juga merinci prosedur penyiapan dan pemasangan modul IMASI03, serta menjelaskan indikator status yang membantu dalam pengujian dan diagnosis sistem. Insinyur sistem atau teknisi yang menggunakan IMASI03 harus membaca dan memahami instruksi ini sebelum memasang dan mengoperasikan modul slave. Selain itu, pemahaman menyeluruh mengenai sistem INFI 90 akan sangat bermanfaat bagi pengguna.
Aplikasi
Fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Termal: Dipasang pada sistem kontrol ketel dan turbin untuk mengakuisisi sinyal analog suhu, tekanan, dan aliran dari komponen-komponen kritis pembangkit. ABB IMASI03 memberikan data akurat secara real-time untuk pengaturan beban, pemantauan suhu, dan interlock keselamatan, mendukung operasi pembangkit listrik yang efisien dan sesuai regulasi.
Penyulingan & Pengolahan Minyak dan Gas: Digunakan pada kolom distilasi, unit reaktor, dan sistem pemantauan pipa untuk menangkap masukan analog dari pemancar suhu, pengukur tekanan, dan meter aliran. Kemampuan isolasi dan kondisioning sinyal yang andal menjaga integritas data di lingkungan penyulingan yang keras dan berinterferensi tinggi, mendukung pengolahan hidrokarbon yang aman dan efisien.
Pabrik Pengolahan Kimia: Diintegrasikan ke dalam sistem kontrol proses kontinu untuk memantau tingkat pH, suhu reaksi, dan laju aliran cairan pada jalur produksi batch maupun kontinu. Dukungan input universal dan akurasi tinggi modul ini memungkinkan pengaturan proses yang presisi, meminimalkan limbah produk serta menjamin kepatuhan terhadap spesifikasi manufaktur kimia yang ketat.
Diagnostik
1. Diagnostik dijalankan saat Reset
IMASI03 menjalankan uji bawaan saat penyalaan awal (power-up) dan saat reset untuk memeriksa operasi modul. Uji-uji tersebut meliputi:
• Verifikasi checksum PROM.
• Verifikasi checksum NVRAM.
• Verifikasi DPRAM/SRAM.
• Uji set instruksi prosesor.
• Uji timer.
2. Diagnostik dijalankan selama Operasi Normal
Selama operasi normal, IMASI03 memverifikasi checksum PROM dan RAM nonvolatil. Timer pengawas (watchdog timers) melindungi terhadap kegagalan konverter A/D yang dapat menghentikan pemindaian input. Sirkuit input dipantau untuk mendeteksi keterbukaan sirkuit (open circuits). Setiap kesalahan dilaporkan ke MFP utama melalui status modul slave. Beberapa kegagalan yang terdeteksi oleh diagnosis ini dapat menyebabkan penghentian modul slave.
Keuntungan Kompetitif
Kompatibilitas Multi-Sinyal: Mendukung input termokopel, RTD, milivolt, tegangan, dan 4–20 mA pada satu modul tunggal, sehingga menghilangkan kebutuhan akan beberapa kartu I/O khusus dan menyederhanakan desain perangkat keras sistem. Fleksibilitas ini mengurangi biaya persediaan (inventory costs) serta mempermudah pemasangan ulang (retrofit) pada instalasi INFI 90 yang sudah ada, menjamin kemampuan beradaptasi terhadap kebutuhan pengukuran proses yang terus berkembang.
Konversi Pemrograman Beresolusi Tinggi: Menawarkan resolusi A/D yang dapat disesuaikan antara 16–24 bit untuk menyeimbangkan presisi pengukuran dan kecepatan konversi, sehingga memberikan akurasi terbaik di industri untuk variabel proses kritis. Kemampuan beresolusi tinggi ini meminimalkan kesalahan pengukuran, mendukung pengendalian proses yang ketat serta kepatuhan terhadap standar kualitas dan regulasi industri.
Isolasi Saluran & Deteksi Gangguan: Isolasi listrik penuh antar-saluran mencegah terbentuknya ground loop dan gangguan sinyal, sedangkan deteksi input terbuka bawaan memberi peringatan kepada operator mengenai kabel lapangan yang terlepas atau sensor yang rusak. Fitur ini meningkatkan waktu operasional sistem dengan memungkinkan pemecahan masalah secara cepat serta mengurangi downtime tak terjadwal akibat gangguan sinyal yang tidak terdeteksi.
Kalibrasi Otomatis & Kompensasi Drift: Melakukan kalibrasi mandiri selama operasi untuk mengatasi penuaan komponen dan pergeseran akibat suhu, sehingga menghilangkan kebutuhan kalibrasi manual dan menjaga stabilitas pengukuran jangka panjang. Hal ini mengurangi tenaga kerja pemeliharaan serta menjamin kinerja yang konsisten dalam kondisi operasional industri yang berfluktuasi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Pertanyaan: Apa fungsi utama ABB IMASI03?
Jawaban: ABB IMASI03 melakukan kondisioning, isolasi, dan konversi hingga 16 sinyal analog lapangan menjadi data digital untuk prosesor multifungsi INFI 90 DCS, mendukung berbagai jenis input serta memungkinkan pemantauan dan pengendalian variabel proses secara akurat dan andal.
Pertanyaan: Apakah ABB IMASI03 kompatibel dengan sistem INFI 90 DCS yang sudah ada?
Jawaban: Ya, IMASI03 sepenuhnya kompatibel mundur dengan sistem ABB Bailey INFI 90 standar, terintegrasi mulus dengan modul MFP (IMMFP01/02/03) melalui bus expander slave, serta dapat dipasang pada rak pemasangan standar INFI 90 tanpa memerlukan modifikasi sistem.
Pertanyaan: Apakah IMASI03 memerlukan kalibrasi manual secara berkala?
Jawaban: Tidak, ABB IMASI03 dilengkapi kalibrasi otomatis terpasang di dalam unit serta kompensasi pergeseran (drift), sehingga menghilangkan kebutuhan kalibrasi manual rutin dan menjaga akurasi pengukuran sepanjang masa operasionalnya.