- Ikhtisar
- Detil Cepat
- Deskripsi
- Aplikasi
- Fitur
- Deskripsi Pin Konektor OPTPL
- Deskripsi Konektor Stab
- Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Produk yang Direkomendasikan
Ikhtisar
Tempat Asal: |
Amerika Serikat |
Nama Merek: |
GE |
Nomor Model: |
DS200RTBAG3AHC |
Detail Kemasan: |
Baru, Segel Pabrik Asli |
Waktu Pengiriman: |
5-7 hari |
Ketentuan Pembayaran: |
T/T |
Kemampuan Penyediaan: |
Tersedia |
Detil Cepat
|
Model: |
DS200RTBAG3AHC |
|
Produsen: |
General Electric |
|
Negara Asal Produksi: |
Amerika Serikat |
|
Tipe Produk: |
Kartu Terminal Relay |
|
Serangkaian: |
EX2000 |
|
Dimensi: |
28,6 x 7,5 x 5,5 cm |
|
Berat: |
0,62 kg |
|
Suhu Operasi: |
0 hingga 60 °C |
|
Ketersediaan: |
Tersedia |
|
Relai K20–K26: |
DPDT, 10 A, 115 V AC |
|
Relai K27–K29: |
4PDT, 1 A, 115 V AC |
|
Titik Terminal: |
52 |
|
Konektor Stab: |
CPH (positif), CPN (negatif) |
|
Rangkaian yang Dapat Dicabut: |
C1PL–C5PL, V9PL–Y37PL |
|
Pin Konektor OPTPL: |
Pin1 X2 (kembali ke NTB/3TB), Pin2 CFX1 (120 V AC ±15%, 500 mA dengan sekering) |
|
Jumper Perangkat Keras: |
Tipe Berg, diberi label aJP |
|
Tegangan Input: |
12-24 VDC |
|
Tegangan keluaran: |
10-20 VAC |
|
Arus keluar: |
100 mA |
|
Titik Ujung: |
52 titik ujung untuk keperluan Input/Output (I/O) |
|
Kontrol Relay: |
10 relay, dikendalikan langsung oleh relay panduan atau dari jarak jauh oleh pengguna |
Deskripsi
DS200RTBAG3AHC adalah Kartu Terminal Relay yang dikembangkan oleh GE. Kartu ini merupakan bagian dari sistem eksitasi EX2000. Kartu Terminal Relay GE merupakan komponen opsional yang dirancang untuk dipasang di dalam kabinet penggerak, dilengkapi sepuluh relay yang dapat diaktifkan baik secara langsung dari relay pilot maupun melalui kendali jarak jauh oleh pengguna. Dengan total 52 titik terminal, papan ini berfungsi sebagai pusat serbaguna untuk fungsi Input/Output (I/O).
Aplikasi
Pembangkitan Tenaga Listrik: Digunakan secara luas dalam sistem kontrol turbin gas dan turbin uap di pembangkit listrik, bertanggung jawab atas proses start-up unit, pemantauan operasi, serta perlindungan darurat.
Minyak & Gas: Diterapkan pada sistem penggerak dan pengendali daya kompresor besar dalam proses ekstraksi serta transportasi minyak dan gas.
Otomasi Industri Berat: Digunakan dalam pengolahan logam, pertambangan, dan aplikasi lain yang memerlukan sistem penggerak DC berkapasitas besar atau sistem eksitasi, seperti sistem eksitasi GE EX2000.
Fitur
Titik terminal didedikasikan untuk tujuan I/O tertentu, contohnya rangkaian khusus untuk kontak relay K20 tipe C. Dalam rangkaian ini, masing-masing titik terminal melayani posisi terbuka normal (NO), koneksi umum (common), dan posisi tertutup normal (NC), sehingga memberikan kerangka kerja yang detail dan dapat dikustomisasi untuk pengendalian relay.
Selain konfigurasi terminal yang luas, papan ini juga dilengkapi dua konektor stab, yaitu CPH dan CPN. Konektor-konektor ini memainkan peran penting dalam menyediakan daya kendali bagi sirkuit yang dapat dipasang (pluggable circuits). CPH berfungsi sebagai konektor daya positif, sedangkan CPN berfungsi sebagai konektor daya negatif. Sirkuit-sirkuit yang dapat dipasang yang menerima daya tersebut dinotasikan dengan konektor C1PL hingga C5PL dan Y9PL hingga Y37PL.
Relai yang ditunjuk sebagai K20 hingga K26 dan K27 hingga K29 memainkan peran penting dalam sistem, masing-masing diidentifikasi dengan nomor bagian spesifik — yaitu -68A9663PAC115X untuk K20 hingga K26 dan 336A5101PAC115 untuk K27 hingga K29. Yang pertama, yang dilengkapi kumparan AC 115 V, dikonfigurasi dengan kontak Double Pole, Double Throw (DPDT) yang mampu menangani arus besar hingga 10 A. Di sisi lain, yang terakhir, juga dilengkapi kumparan AC 115 V, memiliki konfigurasi Four Pole, Double Throw (4PDT), menawarkan presisi dengan kontak 1 A.
Relai-relai ini, yang dikenal karena desainnya yang kokoh dan kinerjanya yang andal, berfungsi sebagai komponen integral dalam sistem, memfasilitasi pengendalian listrik yang efisien melalui konfigurasi kontak serta spesifikasi khasnya.
Deskripsi Pin Konektor OPTPL
Pin No. 1, yang diberi label X2, menunjukkan kembali ke papan NTB/3TB untuk beban CFX1 120 V AC, sekaligus mempertahankan isolasi dari COM. Menariknya, Pin No. 1 juga
berbagi fungsi yang sama dengan RPL-1.
Pin No. 2, yang ditetapkan sebagai CFX1, mewakili sumber tegangan bolak-balik 120 V dengan toleransi ±15% yang berasal dari papan NTB/3TB. Pin khusus ini dilengkapi sekering dengan arus total 500 mA, termasuk kipas internal, dan tetap terisolasi dari COM. Format tabel yang terstruktur meningkatkan kejelasan dan keterbacaan deskripsi pin konektor ini, memberikan informasi penting untuk pemahaman dan konfigurasi sistem secara efektif
Deskripsi Konektor Stab
Konektor CPH ditetapkan untuk sisi positif daya kontrol sirkuit yang dapat dipasang (pluggable), yang sering disebut sebagai sisi panas (hot side).
Sebaliknya, konektor CPN ditetapkan untuk sisi negatif daya kontrol sirkuit yang dapat dipasang pada papan sirkuit yang dapat dipasang (Board pluggable circuits). Format tabel meningkatkan kejelasan dan organisasi deskripsi konektor ini, memberikan informasi penting untuk mengonfigurasi dan memahami aspek daya kontrol pada sirkuit yang dapat dipasang pada papan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu DS200RTBAG3AHC?
Ini adalah Kartu Terminal Relay yang dikembangkan oleh GE dalam rangkaian EX2000.
Jenis jumper perangkat keras apa yang terdapat pada DS200RTBAG3AHC?
Papan ini dilengkapi dengan jumper perangkat keras tipe Berg, yaitu komponen yang dapat dipindahkan secara manual dan penting untuk mengkonfigurasi papan agar memenuhi kebutuhan aplikasi tertentu.
Bagaimana jumper tipe Berg diidentifikasi pada DS200RTBAG3AHC ?
Jumper tipe Berg dibedakan berdasarkan penamaan aJP, yang menyediakan sistem pelabelan standar dan mudah dikenali untuk elemen konfigurasi krusial ini.
Apakah penting untuk mengatur jumper tipe Berg secara benar pada DS200RTBAG3AHC , dan mengapa?
Ya, mengatur jumper tipe Berg secara benar sangat penting agar papan berfungsi sebagaimana mestinya dalam aplikasi yang ditujunya. Jumper-jumper ini menentukan berbagai parameter konfigurasi dan harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik sistem guna memastikan kinerja optimal.